YOGA PADA PANCATANTRA INDIA DAN KALADESA PADA TANTRI KAMANDAKA JAWA KUNO: KAJIAN SASTRA BANDINGAN

Ambar Andayani

Abstract


Ambar Andayani

Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

diglossiafbs@gmail.com

 

Abstrak

India Pancatantra adalah pola dasar dari Tantri Kamandaka Jawa kuno, Laos dan Siam Tantrai Tanthai. Penelitian ini bertujuan membandingkan antara Pancatantra dan Tantri Kamandaka yang berasal dari dua negara di benua yang sama, Asia, dan dari periode yang berbeda (200 SM dan 1200 ini). Studi sastra komparatif menunjukkan bahwa kedua karya ini menghasilkan warna lokal. Warna-warna lokal dianalisis dengan motif Thompson dan itu semiotik Riffaterre yang dilakukan oleh tingkat heuristik dan hermeneutik. Melalui aplikasi interpretasi dan sastra interdisipliner, simbol-simbol yang ditemukan dalam cerita rakyat dijelaskan. Perbandingan dari kedua dongeng mencapai makna otentik, memodifikasi "Sebuah Louse dan A Bug" di Indian Pancatantra Yoga dan "Louse A dan A Bug" di Tantri Kamandaka Jawa kuno yang menceritakan tentang Kaladesa. Akhirnya transformasi dari yoga ke kaladesa diselidiki dengan konsep akulturasi.

kata kunci: sastra komparatif, motif, simbol, yoga

 

 


Abstract

Indian Pancatantra is the archetype of Old Javanese Tantri Kamandaka, Laos Tantrai and Siam Tanthai. This research wants to compare between Pancatantra and Tantri Kamandaka which comes from two different countries in the same continent, Asia, and from different periods (200 BC and 1200’s). This comparative literary study shows that they produce local colors. These local colors are analyzed with Thompson’s motif and Riffaterre’s semiotic which is conducted by heuristic and hermeneutic levels. Through the applications of interpretation and interdisciplinary literature, the symbols found in the folktales are explained. The comparison of both fables achieves the authentic meanings, “A Louse and A Bug†in Indian Pancatantra modifies Yoga and “A Louse and A Bug†in Old Javanese Tantri Kamandaka tells about Kaladesa. Finally the transformation from yoga into kaladesa is investigated with the concept of acculturation.

key words: comparative literature, motive, symbol, yoga

 


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26594/diglossia.v3i1.71

Article metrics

Abstract views : 147 | views : 95




Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan  is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Indexed by:

  Flag Counter